MATA KULIAH YANG PERNAH DIBERIKAN
| Program/Hari/Jam | Matakuliah/Dosen |
|
|
|
|
|
Dengan mempelajari Kitab Penderitaan Ayub ini, diharapkan setiap murid di STRIS belajar tabah dalam iman walau diuji dan tetap setia dalam pelayanan walau dicobai, sebab kita dikaruniai "bukan saja untuk percaya, melainkan juga untuk menderita demi TUHAN".
|
|
Reformed Spirituality (Rev. Sutjipto Subeno, S. Th., M. Div.)
Banyak tuduhan yang mengatakan bahwa Teologi Reformed adalah teologi yang kering, yang tidak rohani, hanya mementingkan aspek rasional saja. Tuduhan ini tentu tidak bisa sembarangan diabaikan, tetapi tentunya juga tidak perlu kita setujui, karena memang tidaklah demikian. Perkuliahan ini akan membicarakan tema penting ini, yaitu benarkah Teologi Reformed adalah teologi yang betul-betul rohani, yang bukan sekedar mementingkan aspek rasional, tetapi mencakup seluruh kehidupan. Didalam perkuliahan ini, juga akan dibicarakan teladan tokoh Reformed seperti John Calvin, George Whitfield, dll. yang sesungguhnya adalah orang-orang yang sangat rohani dan mementingkan aspek rohani. Juga didalamnya mahasiswa sekaligus mempraktekkan kehidupan rohani dalam format Teologi Reformed yang mempunyai semangat mau setia kepada firman Tuhan dan menghindarkan diri dari kerohanian mistik seperti kebanyakan format di abad New Age ini.
|
|
Injil Sinoptik Ev. Drs. Thomy Matakupan, S. Th.
Mata kuliah ini secara khusus akan mempelajari Injil Matius, Markus dan Lukas yang dikenal sebagai Injil Sinoptik. Bagaimanakah hubungan antara ketiga Injil ini, keunikan dan teologia yang ada di dalamnya? Selain itu juga akan dipelajari berbagai problematika yang timbul dan bagaimana iman Kristen memberikan jawaban.
Outline: 1. Problematika Sinoptik 1: Berbagai Keberatan 2. Problematika Sinoptik 2: Pembentukan Injil 3. Problematika Sinoptik 3: Berbagai Kritik dan Solusi 4. Teologi Injil Sinoptik 5. Kristus dan Injil Sinoptik |
|
Pendidikan Kristen Senin, 18.30-21.00 |
Psikologi Pendidikan (Ev. Ferry Yang, M.A., Ed. Min.)
Memberikan pengertian mendasar mengenai landasan pijak pendidikan pada psikologi dan siapa-siapa tokoh yang berperan didalamnya, sehingga pada akhirnya dapat menyikapi dengan tepat kontribusi dan pengaruh psikologi di dalam dunia pendidikan
Outline: 1. Introduction 2. Manusia & Dosa 3. Jean Piaget's Cognitive Development Theory 4. Lawrence Kohlenberg's Moral Development Theory 5. James Fowler's Faith Development Theory 1 6. James Fowler's Faith Development Theory 2 7. Howard Gardner's Theory of Multiple Intelligences 1 8. Howard Gardner's Theory of Multiple Intelligences 2 9. Reading Recess 10. UAS |
|
Pendidikan Kristen Selasa, 18.30-21.00 |
Foundation of Ministry (Ev. Dra. Trivina Ambarsari)
Menyajikan pemahaman yang Alkitabiah mengenai pelayanan dan pernik-pernik kehidupan pelayanan yang umumnya dihadapi pelayan Allah, baik di dalam gereja maupun hidup pribadi.
Outline: 1. The Origin of Ministry 2. Missing the Target 3. We are the Reason 4. Sacrifice of Privilege 5. Mid Test - Studi Kasus 6. No Turning Back 7. Ministries in the Kingdom of God 8. The Heart of a Servant 9. Here I am! 10. UAS My Commitment to God |
| Hari/Jam | Matakuliah/Dosen |
|
|
| Program/Hari/Jam | Matakuliah/Dosen |
|
Mata kuliah ini menjabarkan hal-hal di sekitar pengetahuan dan pengenalan akan Allah. Namun Doktrin Allah akan menjadi sesuatu yang tidak berguna jika kita tidak mempunyai hubungan pribadi dengan Allah sendiri. Itulah sebabnya pembahasan dalam mata kuliah ini bukan saja berkenaan dengan pengetahuan melainkan juga hal yang bersifat devotional. Pengenalan dan hubungan yang bersifat pribadi dengan Allah. Kebutuhan untuk mengenal Allah bukanlah sesuatu yang dapat dibuat-buat dan ini merupakan proses. |
|
Kekristenan adalah Kristus. Lebih dari semua agama lain, Kekristenan terintegrasi secara tak terpisahkan dengan tokoh sentral iman Kristen, yaitu Yesus Kristus. Semua ajaran Kristen menjadi tidak berarti ketika dilepaskan dari pribadi dan karya Kristus. Karena itu adalah suatu keharusan bagi setiap orang Kristen untuk mengenal dengan benar pribadi dan karya Kristus yang melaluiNya kita mendapatkan keselamatan yang sejati dari Allah. Studi ini mencakup tema-tema klasik dalam Kristologi dan devosional; dengan menggabungkan pendekatan doktrinal-biblikal, apologetikal, eksistensial, dan pastoral. Studi ini dimaksudkan sebagai bagian dari pemuridan: murid yang belajar untuk mengenal Tuhan dan Juruselamat yang kita imani, kasihi, teladani, dan taati.
|
|
Kuliah ini dimaksudkan menjadi kuliah doktrinal yang secara khusus mempelajari pengajaran iman kristen manusia dan kaitannya dengan dosa. Secara khusus tentang kedudukan dan posisi manusia sebelum kejatuhan di dalam dosa; keberadaan manusia secara status setelah berada di dalam dosa, dan bagaimana kedudukan dan status tersebut setelah penebusan Yesus Kristus. selain itu pelbagai masalah kontemporer yang berkaitan dengan manusia juga akan dibahas di dalamnya.
|
|
Theologi Perjanjian Lama (Ev. Jeane Ch. Obadja, B.A., Th.M.)
Tujuan: Memperkenalkan keaneka-ragaman Theologi PL dari bermacam-macam sumber dan penulis, antara lain, WBrueggemann, WDryness, WJDumbrell, JGoldingay, GFHasel, WCKaiser, TLongmanIII, RAMuller, RLPratt, WVanGemeren, DFWells, ...untuk membuka wawasan mahasiswa agar mereka tidak terkunci dalam pendekatan yang sempit. Dengan demikian mereka akan lebih leluasa menafsirkan Alkitab baik PL maupun PB dengan variasi yang tetap bertanggung jawab.
|
|
Iman Kristen & Occultisme (Ev. Drs. Thomy Matakupan, S. Th.)
Perkuliahan ini bersifat teologis-aplikatif-praktis oleh karena secara khusus akan menyoroti bagaimana pekerjaan Tuhan berkuasa atas pekerjaan kuasa kegelapan. Secara teologis akan menelusuri dan menelanjangi segala bentuk pekerjaan penipuan yang dikerjakan oleh "bapa penipu" (Yohanes 8:44) yang jika diperhatikan telah masuk ke dalam berbagai aspek kehidupan manusia dan semua dampak yang dihasilkannya. Bagaimanakah Kristus menghadapinya dan bagaimana sikap dan hal yang harus dilakukan seorang percaya ketika diperhadapkan ke dalam situasi yang sama dapat menggunakan prinsip-prinsip otoritas pelayanan yang telah dinyatakan di dalam Alkitab.
Outline: 1. Pendahuluan 2. Eksistensi, Personalitas dan Nama Iblis Natur, Kejatuhan dan nasib Iblis 3. Akar Dosa Occultisme Bentuk Praktis Akar Dosa 4. Prinsip Pekerjaan Kuasa Kegelapan Pekerjaan Kuasa Gelap: Deception, Temptation, Attack, Possesion 5. Allah yang Cemburu Aktivitas pekerjaan Iblis & Peperangan Rohani - 1 6. Aktivitas pekerjaan Iblis & Peperangan Rohani - 2 Dunia roh dan Dunia Orang Mati 7. Pelayanan 1: Keterlibatan Pasif - Ikatan & Warisan Dosa Occult 8. Pelayanan 2: Keterlibatan Aktif - Ikatan & Perjanjian dgn Iblis 9. Pelayanan 3: Kerasukan 10. Pelayanan 4: Penipuan Iblis di dalam pelayanan Kristen Ujian Akhir Term |
|
Teologi Selasa, 18.30-21.00 |
Bahasa Inggris Theologis (Gideon Lukas Obadja, S.Psi.)
Kenyataan menunjukkan di satu pihak bahwa banyak buku teologi Kristen yang baik ditulis di dalam bahasa Inggris sementara di lain pihak kemampuan orang Kristen untuk membaca buku-buku semacam ini sangat kurang. Kelas ini dibuat dengan harapan dapat menolong setiap mahasiswa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sehingga dapat mempelajari setiap literatur berbahasa Inggris dengan lebih baik lagi. Di dalamnya akan dipelajari pola-pola percakapan secara praktis dengan menggunakan tenses atau grammar yang benar tanpa mempelajari secara teoritis. Penekanan juga akan diberikan kepada Theological English. |
|
Pendidikan Kristen Senin, 18.30-21.00
|
Evaluasi Pembelajaran (Dra. Stien Johanna Matakupan, M.Pd.)
'Sebenarnya, apa yang mereka peroleh dari pelajaran?' Apakah siswa sudah siap untuk memulai bab baru? 'Apakah saya harus mempercepat atau memperlambat pelajaran ini? Apa yang dapat memotivasi siswa untuk mau membaca?' Ini hanya beberapa dari sekian banyak pertanyaan yang dihadapi pendidik setiap hari. Evaluasi memberikan dasar informasi bagi pendidik untuk menilai keberhasilan proses pembelajaran. Sayangnya banyak ditemukan malpraktek dalam tes dan ketakcermatan dalam penilaian, sedangkan pendidik yang lain tetap mengikuti praktek penilaian usang dari generasi yang lalu. Mata kuliah ini akan mempelajari berbagai cara praktis untuk menerapkan strategi yang benar dan bertanggung jawab untuk menilai prestasi siswa.
Outline: 1. Perspektif dan Tujuan Evaluasi Pembelajaran 2. Norm Referenced dan Criterion Referenced Measurement 3. Evaluasi untuk sasaran kognitif 4. Evaluasi untuk sasaran afektif 5. Mid Test 6. Evaluasi untuk sasaran psikomotorik 7. Validitas test 8. Reliabilitas test 9. Test and Measurement softwares 10. Final test
|
| Hari/Jam | Matakuliah/Dosen |
|
|
| Program/Hari/Jam | Matakuliah/Dosen |
|
Mata kuliah ini menjabarkan hal-hal di sekitar pengetahuan dan pengenalan akan Allah. Namun Doktrin Allah akan menjadi sesuatu yang tidak berguna jika kita tidak mempunyai hubungan pribadi dengan Allah sendiri. Itulah sebabnya pembahasan dalam mata kuliah ini bukan saja berkenaan dengan pengetahuan melainkan juga hal yang bersifat devotional. Pengenalan dan hubungan yang bersifat pribadi dengan Allah. Kebutuhan untuk mengenal Allah bukanlah sesuatu yang dapat dibuat-buat dan ini merupakan proses. |
|
Kekristenan adalah Kristus. Lebih dari semua agama lain, Kekristenan terintegrasi secara tak terpisahkan dengan tokoh sentral iman Kristen, yaitu Yesus Kristus. Semua ajaran Kristen menjadi tidak berarti ketika dilepaskan dari pribadi dan karya Kristus. Karena itu adalah suatu keharusan bagi setiap orang Kristen untuk mengenal dengan benar pribadi dan karya Kristus yang melaluiNya kita mendapatkan keselamatan yang sejati dari Allah. Studi ini mencakup tema-tema klasik dalam Kristologi dan devosional; dengan menggabungkan pendekatan doktrinal-biblikal, apologetikal, eksistensial, dan pastoral. Studi ini dimaksudkan sebagai bagian dari pemuridan: murid yang belajar untuk mengenal Tuhan dan Juruselamat yang kita imani, kasihi, teladani, dan taati.
|
|
Kuliah ini dimaksudkan menjadi kuliah doktrinal yang secara khusus mempelajari pengajaran iman kristen manusia dan kaitannya dengan dosa. Secara khusus tentang kedudukan dan posisi manusia sebelum kejatuhan di dalam dosa; keberadaan manusia secara status setelah berada di dalam dosa, dan bagaimana kedudukan dan status tersebut setelah penebusan Yesus Kristus. selain itu pelbagai masalah kontemporer yang berkaitan dengan manusia juga akan dibahas di dalamnya.
|
|
Theologi Perjanjian Lama (Ev. Jeane Ch. Obadja, B.A., Th.M.)
Tujuan: Memperkenalkan keaneka-ragaman Theologi PL dari bermacam-macam sumber dan penulis, antara lain, WBrueggemann, WDryness, WJDumbrell, JGoldingay, GFHasel, WCKaiser, TLongmanIII, RAMuller, RLPratt, WVanGemeren, DFWells, ...untuk membuka wawasan mahasiswa agar mereka tidak terkunci dalam pendekatan yang sempit. Dengan demikian mereka akan lebih leluasa menafsirkan Alkitab baik PL maupun PB dengan variasi yang tetap bertanggung jawab.
|
|
Iman Kristen & Occultisme (Ev. Drs. Thomy Matakupan, S. Th.)
Perkuliahan ini bersifat teologis-aplikatif-praktis oleh karena secara khusus akan menyoroti bagaimana pekerjaan Tuhan berkuasa atas pekerjaan kuasa kegelapan. Secara teologis akan menelusuri dan menelanjangi segala bentuk pekerjaan penipuan yang dikerjakan oleh "bapa penipu" (Yohanes 8:44) yang jika diperhatikan telah masuk ke dalam berbagai aspek kehidupan manusia dan semua dampak yang dihasilkannya. Bagaimanakah Kristus menghadapinya dan bagaimana sikap dan hal yang harus dilakukan seorang percaya ketika diperhadapkan ke dalam situasi yang sama dapat menggunakan prinsip-prinsip otoritas pelayanan yang telah dinyatakan di dalam Alkitab.
Outline: 1. Pendahuluan 2. Eksistensi, Personalitas dan Nama Iblis Natur, Kejatuhan dan nasib Iblis 3. Akar Dosa Occultisme Bentuk Praktis Akar Dosa 4. Prinsip Pekerjaan Kuasa Kegelapan Pekerjaan Kuasa Gelap: Deception, Temptation, Attack, Possesion 5. Allah yang Cemburu Aktivitas pekerjaan Iblis & Peperangan Rohani - 1 6. Aktivitas pekerjaan Iblis & Peperangan Rohani - 2 Dunia roh dan Dunia Orang Mati 7. Pelayanan 1: Keterlibatan Pasif - Ikatan & Warisan Dosa Occult 8. Pelayanan 2: Keterlibatan Aktif - Ikatan & Perjanjian dgn Iblis 9. Pelayanan 3: Kerasukan 10. Pelayanan 4: Penipuan Iblis di dalam pelayanan Kristen Ujian Akhir Term |
|
Teologi Selasa, 18.30-21.00 |
Bahasa Inggris Theologis (Gideon Lukas Obadja, S.Psi.)
Kenyataan menunjukkan di satu pihak bahwa banyak buku teologi Kristen yang baik ditulis di dalam bahasa Inggris sementara di lain pihak kemampuan orang Kristen untuk membaca buku-buku semacam ini sangat kurang. Kelas ini dibuat dengan harapan dapat menolong setiap mahasiswa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sehingga dapat mempelajari setiap literatur berbahasa Inggris dengan lebih baik lagi. Di dalamnya akan dipelajari pola-pola percakapan secara praktis dengan menggunakan tenses atau grammar yang benar tanpa mempelajari secara teoritis. Penekanan juga akan diberikan kepada Theological English. |
|
Pendidikan Kristen Senin, 18.30-21.00
|
Evaluasi Pembelajaran (Dra. Stien Johanna Matakupan, M.Pd.)
'Sebenarnya, apa yang mereka peroleh dari pelajaran?' Apakah siswa sudah siap untuk memulai bab baru? 'Apakah saya harus mempercepat atau memperlambat pelajaran ini? Apa yang dapat memotivasi siswa untuk mau membaca?' Ini hanya beberapa dari sekian banyak pertanyaan yang dihadapi pendidik setiap hari. Evaluasi memberikan dasar informasi bagi pendidik untuk menilai keberhasilan proses pembelajaran. Sayangnya banyak ditemukan malpraktek dalam tes dan ketakcermatan dalam penilaian, sedangkan pendidik yang lain tetap mengikuti praktek penilaian usang dari generasi yang lalu. Mata kuliah ini akan mempelajari berbagai cara praktis untuk menerapkan strategi yang benar dan bertanggung jawab untuk menilai prestasi siswa.
Outline: 1. Perspektif dan Tujuan Evaluasi Pembelajaran 2. Norm Referenced dan Criterion Referenced Measurement 3. Evaluasi untuk sasaran kognitif 4. Evaluasi untuk sasaran afektif 5. Mid Test 6. Evaluasi untuk sasaran psikomotorik 7. Validitas test 8. Reliabilitas test 9. Test and Measurement softwares 10. Final test
|
|
TS 502: DOKTRIN MANUSIA & DOSA - EV. DRS. THOMY J. MATAKUPAN, S.TH |
|||
|
Hari/Jam: |
Senin, pk. 18.30 wib |
||
|
Diskripsi: |
Kuliah
ini dimaksudkan menjadi kuliah doktrinal yang secara |
||
|
Materi Kuliah: |
|
Pengantar |
|
|
|
|||
| TS 500: DOKTRIN ALKITAB - EV. MERCY GRACE PREALLY, S.TH | |||
|
Hari/Jam: |
|
Selasa, pk. 18.30 wib |
|
|
Diskripsi: |
|
Kuliah ini dimaksudkan menjadi kuliah doktrinal yang secara khusus mempelajari pengajaran iman Kristen tentang Alkitab, seperti mengapa perlu mengetahui Doktrin Alkitab, Inspirasi dan Pewahyuan, Kanonisasi dan berbagai masalah lain yang acapkali timbul di dalam konteks pelayanan Kristen. |
|
|
Materi Kuliah: |
|
1. Pengantar 2. Tinjauan Sejarah 3. Pewahyuan & alkitab 4. Inspirasi & Alkitab 5. Alkitab: Firman Allah 6. Otoritas Alkitab 7. Inerrancy & Infallibility 8. Kanonisasi & Transmisi Alkitab 9. Roh Kudus & Penafsiran Alkitab 10. Kitab-kitab Apokripha |
|
| KK 817: THEOLOGI MODERN - REV. SUTJIPTO SUBENO, M.DIV | |||
|
Hari/Jam: |
Selasa, pk. 18.30 wib |
||
|
Diskripsi: |
|
Perkembangan Theologi di abad XIX menuju ke abad XX mengalami perubahan yang sangat signifikan, bersama dengan pergerakan filsafat jaman pada jaman Nietzsche dan seni dari Picasso. Pergeseran pemikiran ini dicetus oleh pemikiran seorang theolog, Friedrich Schleiermacher (1768-1834), yang memandang theologi sama sekali berbeda dari pandangan theologi yang selama Ini dipegang oleh para theolog, yaitu pengertian theologi yang obyektif. Schleiermacher membawa theologi menuju kepada nuansa subyektif, yang kemudian paradigma ini menjadi sangat berkembang pesat di abad XIX dan XX. Pengaruh pola pemikiran theologi modern bukan hanya sebatas wacana belaka, tetapi di abad XX, format ini sudah masuk dan berkembang luas sampai ke pola bertheologi, bergereja, bahkan masuk ke dalam format kebudayaan Kristen modern, dan kehidupan keseharian orang percaya. Dampaknya sangat besar, jika saat ini begitu banyak orang yang menyalah-tafsir firman Tuhan, yang memanipulasi, bahkan yang sama sekali tidak menghargai sama sekali Alkitab sebagai firman Tuhan. |
|
| Materi Kuliah: |
1. Pengantar dan Latar Belakang Perkuliahan 2. Presuposisi dan Pendekatan Bertheologi 3. Presuposisi dan Sejarah Theologi Modern 4. Schleiermacher (1768-1834) dan Theologi Perasaan 5. Karl Barth (1886-1968) dan Theologi Neo-Orthodox 6. Martin Buber (1878-1965) dan Theologi Mistis 7. Rudolf Bultmann (1884-1976) dan Theologi Demitologisasi 8. Implikasi Theologi Modern dalam Konsep Etis Gereja 9. Implikasi Theologi Modern dalam Mandat Budaya 10. Ujian Akhir Semester |
||
|
|
|||
| PL 210: BAHASA IBRANI - EV. SUSIANA SUBENO, B.TH | |||
|
Hari/Jam: |
Rabu, pk. 18.30 wib |
||
|
Diskripsi: |
|
Studi Biblika, khususnya Perjanjian Lama, sangat membutuhkan pengenalan Bahasa Ibrani sebagai bahasa asli Perjanjian Lama. Bahasa Ibrani adalah induk dari bahasa-bahasa Timur. Bahasa Ibrani memiliki bentuk huruf yang tidak familiar bagi masyarakat modern, maka yang paling dibutuhkan oleh mahasiswa adalah mengenali huruf-huruf bahasa ini berikut perkembangannya. Setelah studi awal bahasa Ibrani, diharapkan mahasiswa paling sedikit mengerti huruf Ibrani, bisa membaca tulisan Ibrani, dan mencoba merelasikannya dengan berbagai alat bantu lainnya, seperti Konkordansi, Leksikon, dll. |
|
| Materi Kuliah: |
1. Pengenalan dan Penjelasan Umum 2. Vokalisasi (pelafalan) 3. Artikel dan Kata Penunjuk 4. Kata Benda dan Kata Sifat 5. Kata Kerja: Perfect dan Imperfect (1) 6. Kata Kerja: Perfect dan Imperfect (2) 7. Pemakaian Alat Bantu (1) 8. Pemakaian Alat Bantu (2) 9. Presentasi Tugas Kelompok 10. Sharing Tugas Pribadi |
||
|
|
|||
| PL 236: THE MILLENNIAL KINGDOM IN THE OLD TESTAMENT - EV. JEANE CH. OBADJA, B.A., TH.M | |||
|
Hari/Jam: |
Kamis, pk. 18.30 wib |
||
|
Diskripsi: |
|
Agar para murid yang mengikuti kelas ini mempunyai Wawasan Eskhatologi Perjanjian Lama tentang “kerajaan milenium”, yang muncul dari Kejadian-Maleakhi. Kupas tuntas tentang pertanyaan apakah ada pemerintahan Kristus di bumi setelah kedatangan-Nya yang kedua kali (khusus untuk orang Yahudi) atau apakah nubuatan “kerajaan seribu tahun” telah digenapi sekarang (dalam Gereja). |
|
|
Materi Kuliah: |
|
Millennial Kingdom & its Scope Inside Stories of the Patriachs Land of Problems for a Promise Land Let the Nations be blessed Everlasting or Expansion Covenant Nexus between Abraham and Moses Exodus No other Seed outside the Chosen One Indirect Principle toward the Goal All and One People for the Kingdom of God Last things in the Old Testament |
|