artikel >>

 

RENUNGAN MINGGU INI

  106

 

 

<< pengantar

 

Senin | 19 Januari 2004

Matius 9:35-10:25 (1) 9:35-38. Apakah hati kita memiliki belas kasihan Yesus pada orang-orang yang belum terjamah oleh Injil? Apa yang dapat kita lakukan? (2) 10:1-15. Apa pentingnya kuasa mujizat dalam pelayanan murid? Apa yang harus mereka beritakan (10:7)? Gaya hidup apa yang harus menjadi ciri-ciri utusan Kristus? (3) 10:16-23. Aniaya dan pergolakan apa yang akan dihadapi utusan Injil Yesus (10:17-18,21-22)? Apa sisi positif dari keadaan itu (10:18; bdk. Flp. 1:12-14)? Apa janji Tuhan agar kita dapat bersaksi (10:19-20)? Dalam kesulitan yang kita alami, sikap apa yang harus kita tunjukkan (10:22b)? Apa penghiburan kita dalam keadaan demikian (10:23-25)?

 


Selasa | 20 Januari 2004

Matius 10:26-42 (1) 10:26-33. Saat menghadapi ancaman musuh apa yang dapat meniadakan ketakutan kita? Siapa yang lebih kita takuti: Allah atau manusia? (2) 10:34-39. Tantangan apa yang akan kita hadapi dari keluarga kita? Mengapa kita harus mengutamakan Kristus lebih dari segala sesuatu? Paradoks kebenaran apa yang kita dapati? Apa syarat mengikut Yesus? (3) 10:40-42. Apa janji Yesus kepada orang yang melayani utusan-Nya atau murid-Nya?

 


Rabu | 21 Januari 2004

Matius 11:1-24 (1) Apa ciri-ciri mesias menurut nubuat Yesaya yang terlihat dalam diri Yesus? Apa yang membuat Yohanes meragukan bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan itu, apa yang belum ia lihat dilakukan Yesus (3:12)? Apa yang sering membuat orang kecewa kepada Yesus? (2) Apa yang membuat Yohanes melebihi seorang nabi (11:9-10)? Karunia istimewa apa yang kita miliki sebagai warga Kerajaan Sorga (bdk. 1Ptr. 1:10-12)? (3) Apakah kita merespons penyataan kuasa dan kebenaran Allah dengan iman dan pertobatan?

 


Kamis | 22 Januari 2004

Matius 11:25-12:21 (1) Apa yang menghalangi orang yang bijak dan pandai untuk mengenal Yesus dan Allah? Atas dasar apa kita memperoleh pengenalan ini? Mengapa hanya melalui Kristus kita dapat mengenal Allah sejati? (2) Apa kualifikasi Yesus sehingga Ia dapat memberikan kita kelegaan dari beban hidup yang berat? Mengapa undangan sejahtera ini dikaitkan dengan panggilan untuk mengenakan kuk perhambaan dan belajar dari pada-Nya? (3) 12:1-15. Apa salah konsep orang Farisi tentang Sabat? Apa yang Yesus ajarkan tentang maksud hari Sabat? (4) 12:15-21. Apa yang kita pelajari tentang karakter Yesus, sikap-Nya dalam menghadapi permusuhan terhadap-Nya, dan ciri-ciri pelayanan-Nya?

 


Jumat | 23 Januari 2004

Matius 12:22-50 (1) 12:22-37. Kebenaran apa yang dinyatakan Yesus melalui pengusiran setan itu (12:28-29)? Dosa terbesar apa yang dilakukan orang Farisi (12:31-32)? Apa yang membuat mereka merespons kuasa penyembuhan Yesus secara negatif (12:34-37)? (2) 12:38-42. Apa yang konyol dan jahat dalam permintaan ahli Taurat dan orang Farisi ini? Mengapa mereka harus dihukum? (3) 12:43-45. Apakah kita dapat bersikap netral terhadap Yesus? Mengapa kita harus menentukan sikap: berpihak pada Allah atau si jahat? (4) 12:46-50. Yesus membuka kesempatan bagi kita untuk menjadi anggota keluarga-Nya, apa ciri-ciri anggota keluarga/saudara Kristus?

 


Sabtu | 24 Januari 2004

Matius 13:1-23 (1) Sebutkan empat macam tanah yang menerima benih dan apa hasilnya (13:3-8)? Gambaran apa yang diungkapkan tentang kondisi/sikap hati manusia saat mendengar firman Tuhan? (2) Kemukakan tiga macam sikap hati yang salah dalam mendengarkan firman Tuhan (13:18-23)! Hambatan-hambatan apa yang harus kita atasi? (3) Bagaimana sikap hati yang benar dalam mendengarkan firman? (4) Apa bahayanya jika kita gagal mendengarkan firman Tuhan dengan benar? Apakah kita orang yang dikaruniai Tuhan atau yang akan dijatuhi laknat?

 


Minggu | 25 Januari 2004

Matius 13:24-52 (1) 13:24-30,36-43, 47-50. Saat Allah menabur firman-Nya, apa yang juga dikerjakan si jahat? Bagaimana membedakan anak Kerajaan dari anak si jahat? Mengapa penghakiman harus menunggu akhir zaman? Apa yang harus kita lakukan untuk memastikan pada akhir zaman kita tidak didapati harus dibuang ke tempat penghukuman? (2) 13:31-35. Apa yang diajarkan Yesus tentang Kerajaan Allah yang bertumbuh dari permulaan yang kecil? Apakah kita perlu berkecil hati dengan permulaan yang kecil? Apa yang harus lebih kita perhatikan? (3) 13:44-46. Seberapa berhargakah Kerajaan Allah bagi kita? Apakah kita rela meninggalkan segala sesuatu untuk mendapatkannya?